Home BERITA Kronologi Oknum TNI Pukul Kepala Polisi di Pekanbaru

Kronologi Oknum TNI Pukul Kepala Polisi di Pekanbaru

261
0
SHARE

Kronologi Oknum TNI Pukul Kepala Polisi di Pekanbaru.  Tindakan kekerasan yang dilakukan anggota Korem Pekanbaru berinisial WS terhadap polisi lalu lintas.

Bripda Yoga Vernando, diketahui publik setelah video yang direkam viral di media sosial.

Dalam video itu, tidak tergambar jelas alasan WS membentak Yoga dan memukul kepalanya.

Kapolres Pekanbaru Kombes Pol Susanto mengatakan, kejadian berawal saat WS melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Kamis (10/8/2017).

Saat itu, ia tidak memakai helm dan tidak ada kaca spion pada motornya.

Pada saat bersamaan, Yoga tengah melakukan patroli di jalan tersebut. Motor mereka kemudian bersisian.

Menurut Susanto, Yoga tidak menegur WS karena pelanggaran lalu lintas yang dilakukannya. Tanpa alasan yang jelas, WS malah menghampiri Yoga.

IBOsport - Website taruhan bola dan casino online terpercaya dan nomor 1 di Indonesia

“Oknum anggota TNI tersebut mengejar Bripda Yoga dan menabrak motornya dari belakang,” kata Susanto, melalui keterangan tertulis, Jumat (11/8/2017).

WS kemudian membentak Yoga. Tidak jelas apa yang WS katakan dengan nada tinggi itu.

Tak puas membentak, WS memukul bagian belakang helm yang dikenakan Yoga. “Ia memukul helm Bripda Yoga empat kali,” kata Susanto.

Meski dibentak dan dipukul kepalanya, Yoga tidak terpancing untuk turut meluapkan emopsi.

Ia berbicara dengan tenang kepada WS setelah turun dari motornya. WS kemudian menendang motor Yoga.

judi bola online

Dengan keadaan masih emosi, WS naik ke motornya dan meninggalkan lokasi. Yoga juga menjalankan motornya kembali.

Tak lama berselang, WS berhenti lagi dan turun dari motornya. Ia kembali memarahi Yoga yang berada di belakangnya.

Kemudian anggota polisi lain datang dan merangkul WS untuk menenangkannya.

Susanto mengatakan, Kepala Tim Intel Korem Pekanbaru, Kapten Latif, menemui Yoga pada Kamis malam sekira pukul 19.30 WIB.

“Kedatangannya untuk meminta maaf terkait insiden tersebut,” kata Susanto.

Alami Gangguan Jiwa, Oknum TNI yang Pukul Polisi Tetap Dihukum

Kepala Penerangan Kodam Bukit Barisan Kolonel Edi Hartono mengatakan, anggota Korem Pekanbaru, WS, akan tetap dikenai sanksi meski jiwanya terganggu.

Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan bahwa WS mengidap skizofrenia.

“Walau yang bersangkutan gangguan jiwa, pimpinan tetap memproses secara hukum,” ujar Edi saat dihubungi, Jumat (11/8/2017).

WS tengah menjalani pemeriksaan internal di Detasemen Polisi Militer Pekanbaru. Di samping itu, kata Edi, pihaknya juga kembali mengecek kondisi kejiwaan WS.

“Kami dalami sejauh mana tingkat gangguan jiwanya,” kata Edi.

JUDI ONLINE | JUDI BOLA ONLINE | JUDI BOLA | AGEN BOLA | AGEN BOLATERPERCAYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here